Tugas – Pointers and Arrays

Sesi ini mengajarkan tentang pointer dan arrays.

 

Pointer biasanya digunakan untuk menyimpan ‘alamat’ dari sebuah variabel. Simbol menggunakan pointer adalah ‘*’.

contoh:

jika X memiliki alamat 1234 dan variabel senilai 2. Variabel ptr (untuk pointer) dengan baris :

int x;

int *ptr;

ptr = &x;

maka nilai ptr senilai 1234.

pointer to pointer adalah variabel yang menyimpan alamat sebuah variabel pointer.

Array merupakan sebuah tipe variabel yang memiliki kumpulan data. tipe data memiliki tipe data yang sama, dan data bisa dipilih secara individual, jadi tidak ada ikatan yang membuat data tersebut harus dipilih secara bersamaan.

jika program tersebut memiliki baris berisi : int A[10]; , maka hasil tersebut akan seperti 10 kotak yang berbaris, dan isinya ‘0’ dikarenakan tidak memiliki value saat mengisi. perhitungan baris tersebut tidak mulai dari 1 (bukan 1,2,3,…,10), tetapi berawal dari ‘0’ (0,1,2,3,…..,9)

cara menginput value pada array yaitu hanya menambahkan ={} dan menulis secara berurutan ({1,2,3,4 dan seterusnya})

untuk menampilkan sebuah data pada array, menggunakan:

printf(“%d”,A[posisi ke-n]);

intinya, sama seperti biasanya.

ada 2 tipe pointer, pointer variabel, yang bisa dirubah, dan pointer constant, yang tidak bisa dirubah.

array bisa dibuat secara dimensional. contoh pertama merupakan one-dimensional array. cara membuat 2-dimensional array adalah : int a[row][col];. begitu juga dengan 3 dimensional array: int a[row][col][depth];.

array dapat menginput variabel tipe integer dan character saja.

string merupakan karakter array yang berakhir dengan karakter ‘null’

contoh, cara menginput variabel char:

char name[10]: saya ian; (contoh tersebut memiliki 8 karakter (spasi termasuk 1 karakter).

perbedaan string dan character hanya dengan cara penginputan data. String menggunakan petik dua (“), sedangkan character petik satu (‘).

data string dapat dimanipulasikan. dengan menggunakan library ‘string.h’, berikut fungsi fungsinya:

  • strlen() = menghasilkan jumlah karakter pada sebuah kata dengan hasil integer
  • strcpy(s1,s2) = menduplikat s2 ke s1
  • strncpy(s1,s2,n) = menduplikat n karakter pertama dari s2 ke s1
  • strcat(s1,s2) = menambahkan string s2 di akhir s1
  • strncat(s1,s2,n) = menambahkan n karakter pertama s2 di akhir s1
  • strcmp(s1,s2) = membandingkan value s1 dan s2, jika sama menghasilkan 0.
  • dan lain lain

 

 

 

 

 

 

Tugas – Program Control : Repetition

Sesi ini membahas tentang bahasa yang digunakan untuk melakukan repetisi dalam sebuah program.

Ada 3 tipe repetisi, yaitu :

  1. For
  2. While
  3. Do-While

For adalah repetisi, disaat beberapa kondisi masih berlaku, maka masih bisa melakukan statement yang sesuai. Jika 1 diantara banyak kondisi tidak sesuai, maka tidak dilakukan statement.

while adalah repetisi disaat SATU kondisi masih berlaku, maka masih bisa melakukan statement yang sesuai. jika kondisi tidak sesuai, maka tidak dilakukan statement.

Do-While terbalik dengan While, disaat dia melakukan statement dahulu, baru mengecek apakah kondisinya sesuai. jika sesuai, program tidak akan dijalankan lagi.

ada 2 cara untuk modifikasi repetisi, dengan Break dan Continue.

Break digunakan untuk menghentikan looping. Continue digunakan untuk melewati statement yang ada pada sebuah baris.

 

Tugas – Program Control : Selection

Karena telat datang kelas (macet), jadi hanya bisa mengikuti pelajaran kurang lebih setengah dari yang dijelaskan.

Saat masuk sudah dijelaskan tentang switch case, yang memiliki arti statement yang sama seperti if-else, tapi hanya saja dipermudah dan diperpendek.

contoh, kalau if-else menggunakan statement hampir 4 baris hanya untuk 1 kondisi, tetapi switch case hanya menggunakan 1 baris untuk 1 kondisi.

penggunaan switch case adalah seperti berikut:

jika kondisi 1 terpenuhi, maka dipakai statement pada kondisi tersebut.

jika tidak, maka lanjut ke kondisi berikutnya sampai terpenuhi.

jika semua kondisi tidak terpenuhi, maka akan menghasilkan statement yang menandakan bahwa semua kondisi yang ada tidak terpenuhi.

operator “?” merupakan operator ‘singkat’ dari “if”, seperti berikut penggunaannya:

(a>b) ? a:b

jika kondisi (a>b) terpenuhi, maka hasil yang dikeluarkan adalah a. Jika tidak, maka hasil yang dikeluarkan adalah b.

goto and label merupakan operator yang langsung ke label yang ditempatkan.

ada 4 jenis error, dengan bagian masing-masing, sebagai berikut:

1. Compile Time Error, error yang jalan saat statement pada program tersebut rusak karena adanya karakter yang dibutuhkan hilang.

2. link time error, error yang jalan setelah compiling, dikarenakan ada yang hilang (kurang tau karena bagian ini tidak mendengarkan)

3. Run time error, error yang jalan saat program sudah jalan, dikarenakan overlimit dari sebuah variabel

4. Logical error, error yang merupakan perbedaan hasil dari sebuah statement. Harusnya hasilnya a keluarnya b.

Tugas – Operator, Operand, and Arithmetic

pada sesi ini di jelaskan operator yang digunakan dalam algoritma, dan cara menghitung binary dengan cara cepat (2 pangkat sekian).

 

operator yang digunakan hampir sama seperti pelajaran matematika, seperti +, -, * (kali), / (bagi). ada juga operator modulus, yaitu sisa dari sebuah pembagian (contoh : 10 % 2 = 0, 11 % 2 = 1).

operator ada juga yang menandakan sebuah kondisi, seperti sama dengan, lebih besar, lebih kecil, dan lain lain. operator seperti ini menggunakan lambang =,<, dan >.

ada 1 operator lagi yang menandakan jawaban true atau false, yaitu operator dan, atau, dan bukan. operator tersebut menggunakan lambang &, |, dan !.

Tugas – Kelas Algoritma dan Pemograman

Kata “Algoritma” berasal dari nama seseorang yaitu al-khwarizmi, lalu disaat mulai pelajaran pembicara menawarkan pembawaan materi menggunakan bahasa inggris.

Tiap operasi komputer memiliki input, process, output. Input merupakan informasi yang kita masukkan, process merupakan pengolahan informasi pada input, dan output merupakan hasil dari process. Contoh yang diberikan adalah rise and shine algorithm. Kode yang digunakan pada algoritma merupakan case sensitive, yaitu ada perbedaan jika kata yang sama menggunakan huruf besar dan huruf kecil.

Selain input, process, dan output, ada juga store, compare, ama loop. Store yaitu menyimpan, compare itu membandingkan, dan loop merupakan pengulangan (sesuai dengan kondisi yang dibutuhkan).

Algoritma dapat dibuat dengan flow chart, yang dilambangkan dengan simbol-simbol yang ada dengan arti yang diberikan.

Dari sebuah program komputer, ada struktur yang terdiri dari tiga, yaitu sequence, yaitu urutan program, selection, yaitu pemilihan, dan repetition, yaitu pengulangan.

Pada semester ini, mahasiswa diwajibkan belajar bahasa C++, yang menggunakan struktur yang ada pada algoritma. Dalam membuat program, dibutuhkan ‘keywords’ yang ada dan khusus digunakan untuk C++, seperti printf, readf, dan lainlain. Untuk penyimpanan informasi pada input, dibutuhkan sebuah variabel, yang sesuai dengan input yang ingin diisi. Contoh :

-Jika input berupa “4”, maka variabel merupakan integer.

-Jika input berupa “sapi”, maka variabel merupakan string.

Terakhir, ingatlah bahwa setiap program yang anda tulis di setiap barisnya harus ditutup dengan ‘;’.